Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2019

Benarkah Puasa Mencegah Anda dari Penyakit Neurodegenartif ?

Salah satu studi tahun 2017 yang dimuat dalam jurnal Neurology International,  ditemukan bahwa sebanyak 27 subjek manusia yang melakukan puasa Ramadhan menunjukkan adanya peningkatan kadar brain-derived neurotrophic factor (BDNF) dan nerve growth factor (NGF).  BDNF adalah molekul sinyal yang berperan penting dalam proliferasi, diferensiasi, kelangsungan hidup dan fungsi dari sel-sel otak. Keberadaan BDNF sangat diperlukan karena membantu dalam pemahaman dan daya ingat. NGF yaitu neutrophin yang berperan dalam perkembangan, kelangsungan hidup, dan memperbaiki jaringan saraf. Riset tersebut mendukung penelitian lain yang menyebutkan bahwa puasa berpotensi mencegah penyakit neurodegenartif seperti Alzeimer dan Parkinson, termasuk melindungi dari resiko dimensia.  Umumnya, penyakit neurodegeneratif merupakan penyakit gangguan otak karena penurunan fungsi sel-sel otak sehingga kesulitan dalam berpikir, memahami sesuatu,  melakukan pertimbangan, serta...

Peran Beta-Hidroksibutirat yang Dihasilkan Tubuh Selama Berpuasa

Puasa merupakan bulan yang penuh suka cita dan merupakan anugerah bagi jutaan muslim di seluruh dunia. Puasa di bulan suci Ramadhan selain diakui membawa dampak positif bagi kesehatan mental, namun jauh dari pada itu, puasa memiliki dampak bagi kesehatan tubuh.  Berdasarkan sebuah penelitian yang dipimpin oleh Dr. Ming-Hui Zou dari Pusat Studi kedokteran molekuler dan translasional Universitas Negeri Georgia Atlanta , ditemukan bahwa puasa dapat memproduksi suatu molekul yang menunda penuaan vaskuler.   Melalui hasil riset yang telah dimuat dalam jurnal Molecular Cell , Zou dan koleganya menyebutkan bahwa molekul yang dihasilkan selama puasa ini adalah beta-hidroksibutirat (BHB). BHB adalah suatu molekul keton yang diproduksi oleh hati dan digunakan sebagai sumber energi ketika tidak tersedia glukosa, sehingga dapat terbentuk pada waktu puasa, kondisi lapar, diet rendah karbohidrat atau setelah berolahraga.  Singkatnya, BHB dapat memelihara pembu...

Puasa Menghambat Pertumbuhan Sel-Sel Kanker

Nampak bahwa puasa tidak hanya berarti bagi jutaan umat Islam di seluruh dunia, namun puasa juga berarti bagi sekolompok penderita kanker. Sebagian ahli medis ikut menyarankan penderita kanker untuk berpuasa guna mempermudah pengobatan selama menjalani kemoterapi.  Diperkirakan tahun 2018 terdapat sekitar 9,6 juta orang meninggal akibat kanker. Hal ini menjadikan kanker masuk ke dalam kelompok penyakit urutan kedua penyebab kematian secara global, dan juga dilaporkan terdapat lebih dari 200 jenis kanker yang ditemui pada manusia. Umumnya kanker terjadi akibat perubahan (mutasi) pada gen dalam sel, sehingga sel ini menjadi sel-sel abnormal  yang tumbuh tanpa batas (tidak terkendali), yang kemudian dapat menyerang bagian lain dari tubuh dan/atau menyebar ke organ lain.  Berdasarkan penelitian tahun 2014 yang dilaporkan dalam Journal of Clinical Investigation , Yasuhito Onodera dan koleganya menyebutkan bahwa teori peningkatan glikolisis akibat kanker sebenarnya salah da...

Melalui Tropomiosin, Puasa Bantu Penderita Resistensi Insulin

Ketika makan, makanan yang mengandung banyak karbohidrat akan terurai untuk menyediakan glukosa di dalam darah sebagai sumber energi utama bagi tubuh. Untuk menjaga glukosa tetap dalam kadar normal (sekitar 100 mg/dl), maka sel-sel beta pankreas akan memproduksi hormon insulin. Insulin membantu menurunkan kadar gkukosa darah dengan membawanya ke sel-sel yang membutuhkan energi. Oleh karena itu, tanpa insulin, glukosa akan tetap berada di dalam darah. Biasanya ini terjadi karena kerusakan pankreas atau sensitivitas sel terhadap insulin yang menurun, sehingga kemungkinan menyebabkan resistensi insulin. Resistensi insulin dikenali sebagai kerusakan mendasar yang terjadi pada obes, sindrom metabolik dan DM. Orang dengan resistensi insulin dapat meningkatkan sensitivitas insulin melalui puasa. Hal tersebut sejalan dengan temuan penelitian yang dilakukan oleh Dr. Ayse Leyla Mindikoglu, seorang asosiasi profesor ilmu bedah dan kedokteran dari Sekolah Kedokteran Baylor, Houston....

Tidak Hanya Otak, Puasa juga Bermanfaat Hingga Ke Hati

Salah satu perintah Allah yang memiliki banyak manfaat adalah berpuasa selama satu bulan penuh setiap tahunnya. Puasa adalah bentuk ibadah yang dilakukan dengan menjauhkan diri dari makan, minum, merokok dan hubungan seksual, dengan harapan berpuasa akan meningkatkan iman dan taqwa. Puasa merupakan rukun islam keempat yang dilaksanakan selama 30 hari dan dimulai pada waktu terbit fajar sampai tenggelamnya matahari. Kewajiban berpuasa tersurat dalam firman Allah " wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kalian bertaqwa ” (QS. Al Baqarah: 183). Bagi umat Muslim, manfaat berpuasa telah lama dikenal sejak 1400 tahun yang lalu. Keuntungan ini juga dirasakan oleh bangsa Yunani kuno karena mereka meyakini dengan berpuasa dapat menyehatkan tubuh. Dan sampai saat ini, para ilmuwan ikut menganjurkan berpuasa agar mendapatkan kesehatan fisik dan mental. Puasa kini menjadi bentuk diet yang popular d...

10 Ancaman Kesehatan dari Si Manis Buatan "Sukralosa"

Sukralosa merupakan salah satu jenis aditif makanan yang berperan sebagai pemanis karena 650 kali lebih manis dibandingkan sukrosa (gula meja) dan 100 % sintetis karena tidak ditemukan secara alamiah. Di laboratorium, sukralosa dibuat melalui serangkaian proses yang menghasilkan struktur kimia yang menyerupai sukrosa. Perbedaanya terlihat dari tiga molekul hidrogen-oksigen pada sukrosa digantikan oleh tiga atom klorin, yaitu suatu bahan kimia yang digunakan sebagai disinfektan kolam renang dan pemutih pakaian. Oleh karena itu, ilmuan mengenal sukralosa sebagai pemanis organoklorin sintetis.  Sukralosa banyak digunakan pada ribuan produk makanan, minuman dan kosmetik di seluruh dunia. Penggunaan sukralosa mulai diakui di Kanada pada tahun 1991, diikuti Australia tahun 1993,  lalu New Zealand di tahun 1996. Di Amerika, pada tahun 1998, Food and Drug Administration (FDA) menyetujui sukralosa digunakan hanya pada 15 kategori makanan dan minuman, namun setahun kemudian ...

Seburuk Apakah Titanium Dioksida bagi Kesehatan Usus Anda ?

Aditif makanan merupakan salah satu bagian penting dari perlengkapan makanan yang memelihara kualitas pangan. Sebagai substansi kimia, aditif makanan dapat ditambahkan pada makanan dan minuman untuk menjaga makanan tetap segar dan awet, memberi tekstur dan warna, meningkatkan cita rasa, dan melindungi dari paparan oksidan.  Berdasarkan laporan Food Navigator (2014), sebuah hasil penelitian terhadap paradigma tentang aditif makanan menunjukkan bahwa partisipan cenderung memilih faktor persepsi dibandingkan faktor manfaat kesehatan. Hal ini sebaiknya menjadi alasan bagi pakar produksi untuk terbuka dalam menunjukkan manfaat kesehatan dari aditif makanan. Selain itu, peranaan aditif makanan terutama efek jangka panjang mereka masih sangat kurang dipahami. Ribuan aditif makanan dapat diperoleh baik secara alami maupun sintetis, sehingga keberadaanya yang luas ini dapat menjadi indikasi untuk lebih memperhatikan penggunannya yang dapat menimbulkan resiko yang tidak diing...

5 Beasiswa Untuk Mahasiswa On-Going Tahun 2019

Sebelum memutuskan akan cuti/berhenti/menunda perkuliahan atau memilih bekerja sambil kuliah, sebaiknya anda mencoba beasiswa on-going. Beasiswa on going merupakan program bantuan pendidikan yang ditujukan bagi mahasiswa  yang sedang menjalani perkuliahan minimal semester 2 hingga tahap akhir yakni semester 8. Beasiswa ini rutin diselenggarakan setiap tahun oleh berbagai lembaga yang ada di Indonesia.  Berikut ini 5 jenis beasiswa on-going untuk mahasiswa yang membutuhkan bantuan pendidikan dan biaya hidup guna menunjang kelancaran aktivitas selama menempuh masa studi.  1. Beasiswa Bank Indonesia Beasiswa Bank Indonesia (BI) merupakan program bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR)-BI sebagai salah satu bentuk peran nyata lembaga dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di Indonesia.  Untuk mengajukan beasiswa ini, kriteria mahasiswa adalah berusia maksimal 23 tahun dan telah menyelesaikan studi minimal selama tiga semester (40 SKS) dengan ...

9 Beasiswa Pendidikan Tawaran Pemerintah Indonesia

Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi adalah impian setiap orang namun seringkali ekonomi menjadi kendala utamanya. Akan tetapi, kehadiran program beasiswa yang ditunjang dengan pencapaian prestasi yang baik, maka impian itu akan semakin mudah untuk kita wujudkan. Berikut ini 9 beasiswa tawaran dari Pemerintah Indonesia untuk masyarakat umum terutama putra-putri lulusan SMA/MA/Sederajat, santri lulusan pondok pesantren, PNS, mahasiswa on-going, atlit, penyandang disabilitas, dan para praktisi di bidang lainnya. 1. Beasiswa ADik Ristekdikti Jenis beasiswa pertama adalah afirmasi pendidikan tinggi (ADik) yang disediakan oleh Ristekdikti. Program ini diperuntukan bagi lulusan SLTA/MA/Sederajat yang berasal dari daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), kemudian Papua dan Papua Barat, serta anak-anak TKI dari wilayah perbatasan. Penerima beasiswa ADik akan memperoleh sejumlah fasilitas antara lain biaya pendidikan, biaya hidup, serta pembinaan atau pembimb...
Kembali Ke Atas